Home » ganti pasangan » Hasrat Seks Mati Setelah 500 kali

Hasrat Seks Mati Setelah 500 kali

Rabu, 12/08/2009 16:20 WIB
Hasrat Seks Mati Setelah 500 kali Ganti Pasangan
Nurul Ulfah – detikHealth
Sumber: http://health.detik.com/read/2009/08/12/162040/1181998/766/hasrat-seks-mati-setelah-500-kali-ganti-pasangan

(Foto : Power-herbs)
Jakarta, Di zaman sekarang, seks bebas bukan hal yang aneh lagi sepertinya. Muda-mudi berganti pasangan dan melakukan seks di luar nikah. Bagi mereka yang punya hobi itu, siap-siap saja menderita kematian hasrat seksual ketika sudah berkeluarga nantinya.

Kebiasaan melakukan seks bebas dengan pasangan yang berbeda-beda ternyata bisa menjadi penyakit dan bumerang bagi diri sendiri.

Seseorang yang sering melakukan seks bebas dan berganti-ganti pasangan sebelum menikah diperkirakan akan menderita penyakit Hypoactive Sexual Desire Disorder atau HSDD.

Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Naek L Tobing, pakar seksolog ternama usai mengisi acara konsultasi online detikForum, kepada detikhealth, Rabu (12/8/2009). Menurutnya, HSDD bisa disebabkan oleh banyak faktor, dan salah satunya adalah karena seringnya melakukan seks dengan pasangan yang tidak tetap.

“Saya pernah didatangi satu pasien, seorang pria umur 38 tahun, punya satu anak dan satu istri. Ia mengeluh tidak memiliki hasrat seks sama sekali pada istrinya,” ujar pria lulusan Sex Educator dan Sex Counselor di State University Minessota, Amerika Serikat (1983) tersebut.

“Pria itu sangat menyayangi istrinya, setiap malam jika anaknya menangis atau ngompol, dia yang mengurusnya. Tapi ironisnya, tiap malam pria itu mengeluarkan air mata karena tidak bisa melakukan seks dengan istrinya,” ujar Naek.

Setelah diteliti-teliti, diketahuilah penyebab semuanya itu. “Setelah saya korek-korek, pria itu akhirnya mengaku bahwa waktu mudanya ia sering berganti-ganti pasangan,” ungkapnya.

Pasangan yang pernah ia tiduri pun tak tanggung-tanggung jumlahnya. “Ketika ditanya berapa wanita yang sudah ditidurinya, ia mengaku kurang lebih sekitar 500 wanita, dan hampir setengahnya melakukan hubungan seks dengannya ketika masih perawan,” ujar Naek.

Kebiasaan itulah yang akhirnya membuat pria itu kehilangan hasrat bercinta dengan istrinya. “Karena dulu ia tidak bisa tahan dengan satu pasangan, lama kelamaan menjadi habit dan ketika sudah menikah malah menjadi penyakit,” tuturnya.

Menurut Naek, kebiasaan si pria hidung belang itu ternyata sudah dilakoninya sejak lulus kuliah. “Setelah lulus S1, ia kerja 5 tahun, punya banyak duit, sering datang ke klub-klub malam, dan akhirnya tanpa disadari sudah banyak wanita yang ia gauli,” tuturnya.

“Itu mungkin sebabnya mengapa di Amerika banyak pasangan yang cerai, hampir 50 persen orang Amerika pasti bercerai. Itu dia sebabnya, karena di Amerika seks bebas sudah sangat lazim sehingga pada saat berkeluarga sudah mati hasratnya,” ujarnya.

Untuk itu, dokter yang juga penulis beberapa buku diantaranya Seks Pranikah, Seks Extramarital, dan Membangun Keharmonisan Suami-Istri itu, menyarankan agar setiap orang hendaknya bisa menahan hawa nafsunya dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Kalau sudah tidak tahan, masturbasi saja. Itu bisa menyalurkan hasrat seks kalau sudah kebelet. Daripada disimpen-simpen, bisa busuk nanti,” candanya.

%d bloggers like this: