Home » dikubur hidup-hidup » Gadis Dikubur Hidup 6 Pemuda

Gadis Dikubur Hidup 6 Pemuda

Gadis Dikubur Hidup 6 Pemuda
Kamis, 4 Nopember 2010 | 08:24 WIB

Sumber:
http://www.surya.co.id/2010/11/04/gadis-dikubur-hidup-6-pemuda.html

Sakit Hati karena Cinta Diputus
JEMBER – SURYA- Hanya karena cinta diputus, seorang pemuda nekat mengajak kawan-kawan memperkosa, merajam dengan batu, lalu mengubur hidup-hidup, sang kekasih. Tiga dari enam pemuda itu berhasil diringkus polisi, Rabu (3/11). Tiga pemuda lainnya masih buron.

Ketiga tersangka adalah Arif Kencong, 19, warga Dusun Krajan, Desa Wonorejo, Kec Kencong; Wahyu, 18, dan Bogi, 19, keduanya warga Desa Bagorejo, Kec Gumukmas, Jember. Sedangkan yang masih buron Imam alias Iim, 20, otak pembunuhan, Arif Ngepean, 19, dan Sugik, 19.

Sedangkan korbannya adalah Unariyah Khusnul Widawati, 16, warga Desa Bagorejo, Kec Gumukmas, Jember. Mayat gadis cantik itu ditemukan dalam keadaan telanjang terpendam pasir di tanaman pandan yang banyak tumbuh di tepi Pantai Pancer di Kec Puger.

Peristiwa pembunuhan terjadi pada malam takbir Lebaran, sedangkan jenazah korban baru ditemukan Selasa (14/9). Begitu berhasil meringkus tiga tersangka, rekonstruksi langsung digelar jajaran Satreskrim Polres Jember, Rabu (3/11).

Kasus pembunuhan sadis itu terungkap setelah polisi berhasil menemukan Riska, 19, teman korban yang menjadi saksi kunci kasus tersebut. Sejak peristiwa pembunuhan, Riska disembunyikan Arif. “Saya diancam akan dibunuh kalau bercerita,” ujar Riska.

Dalam reka ulang terlihat Imam alias Iim meminta Riska menjemput korban untuk diajak jalan-jalan. Mereka kemudian bertemu Wahyu dan Sugik di pertigaan Masjid Bagorejo. Selanjutnya mereka kembali janjian di SPBU Bagorejo untuk bertemu teman-teman lainnya.

Begitu berkumpul semua, enam pelaku bersama Riska dan korban berangkat ke pesisir Pantai Pancer – Puger. Namun, sebelum berangkat, Wahyu lebih dulu pulang bersama seorang kawannya untuk mengambil celurit.

Begitu tiba di pantai, para pemuda itu dengan santai memaksa korban menenggak miras yang sudah dipersiapkan sebelum berangkat. Bahkan, ada yang mencekokinya hingga korban teler berat. Korban yang sama sekali tak berdaya itu kemudian diperkosa secara bergiliran. Mereka tidak lagi mempedulikan tangisan korban. Saat melihat tindakan sadis itu, Riska menjerit-jerit dan berupaya kabur. Namun, salah seorang pemuda mengejar dan menangkapnya. Riska diancam dengan celurit jika mencoba kabur lagi.

Saat itulah, Riska melihat dengan mata kepala bagaimana para pemuda menyiksa korban. Tanpa belas kasih sedikitpun, mereka merajam kepala korban dengan batu besar. Melihat ini, Riska berteriak minta tolong. Namun, ia malah nyaris diperkosa. Beruntung ada salah satu pemuda yang membelanya.

Diduga kuat, korban yang sekarat itu dikubur hidup-hidup di dalam pasir. Beberapa hari setelah Lebaran, mayat Unariyah ditemukan warga yang sedang berwisata di pantai itu.

Kasatreskrim Polres Jember AKP Kusworo Wibowo mengatakan, para pelaku telah merencanakan perbuatannya. Otaknya adalah Imam alias Iim. Diduga kuat, ia sakit hati karena diputus oleh pacarnya, Unariyah. “Diduga kuat motifnya sakit hati,” ujar Kusworo.

Para pelaku, kata Kusworo, bisa dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup. Polisi masih mengejar pelaku lain yang belum tertangkap.

%d bloggers like this: