Home » banjir » Banjir Surabaya Akibat Sistem Drainase Mampet

Banjir Surabaya Akibat Sistem Drainase Mampet

TRIBUNNEWS.COM – Hujan yang mengguyur Surabaya, sejak Minggu (5/12/2010) pagi, pekan lalu mengakibatkan beberapa ruas jalan raya yang berada di kawasan Surabaya macet total.

Hasil pantauan di lapangan kemacetan terjadi di ruas Jl Ahmad Yani, Kedung Baruk, dan beberapa kawasan yang menjadi titik rawan banjir seperti di Siwalan kerto,dan Manukan.

Banjir juga mengakibatkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan yang sangat parah, dan merusak beberapa tempat ibadah., Sekolah dan Puskesmas setempat.

Arif Budi salah satu warga yang berada di RT.05 No.50 C Siwalankerto memberikan kesaksian.” Banjir biasanya jarang terjadi seperti ini, hingga air masuk k edalam rumah setinggi satu meter, biasanya hanya sampai sebatas mata kaki orang dewasa, atau paling tinggi selutut saja, ini kok malah setinggi hampir 1-2 meteran, ” jelasnya.

Banjir tahun ini memang sangat parah, saya berharap kepada pihak pihak terkait untuk segera bertindak supaya banjir sebesar ini tidak terulang lagi,” kata Arif lagi.

Sementara seorang warga lain bernama Shandi Stara juga memberikan komentar mengenai banjir ini.” Selain itu kita sebagai masyarakat atau warga juga perlu untuk aktif menjaga saluran air dari potensi sampah yang menyumbat. Jika tidak, sebaik apapun sistem drainase akan mengalami kemacetan akibat sampah yang tertimbun di saluran air,” jelasnya.

“Dari prediksi saya, ada sekitar 70 persen saluran air yang mampet akibat masyarakat membuang sampah di sungai,” imbuh Shandi Stara Warga Manukan Surabaya.

Sumber:
http://www.tribunnews.com/2010/12/06/banjir-surabaya-akibat-sistem-drainase-mampet