Home » korban jambret » Felicia, Korban Kejar Jambret Menyusul Adiknya

Felicia, Korban Kejar Jambret Menyusul Adiknya

Korban Jambret, Lima Orang Dicurigai
Senin, 14 Februari 2011 | 11:28 WIB
SURABAYA –Hasil penyidikan hingga, Senin (14/2) siang tadi aparat kepolisian sudah mendapatkan lima nama yang diduga menjadi orang paling bertanggungjawab atas kematian dua bersaudara, Felicia Ibrahim (37) dan Valeria (34). Kelima orang tersebut akan dikerucutkan menjadi seorang yang nantinya akan ditetapkan sebagai tersangka aksi penjambretan di Jl Raya Satelit Selatan, sekitar pukul 09.45, Minggu (13/2) lalu.

“Ada beberapa orang yang kami curigai. Dan mereka adalah wajah baru,” kata Plh. Kanit Jatanum Polrestabes Surabaya, Iptu M Yunus Saputra, Senin (14/2) pagi tadi.

Yunus mengatakan, kelima orang baru tersebut hingga kini masih terus diselidiki untuk ditetapkan seorang di antaranya sebagai tersangka penjambretan. Namun, ia mengingatkan, nama-nama yang sudah dikantongi polisi itu belum bisa ditetapkan sebagai pelaku utama dalam kasus kejahatan jalanan tersebut.“Yang pasti sudah ada beberapa nama dan sekarang sedang kami dalami kasusnya,” katanya.

Menurut dia, pelaku penjambretan yang mengakibatkan 2 korbannya tewas tersebut merupakan pelaku baru dan amatiran. Pelaku masih menggunakan cara lama dan sangat konvensional tanpa perhitungan matang.

“Tapi, ini modus baru tanpa melibatkan orang lain atau pelaku lain sebagai rekanan komplotan,” tuturnya.

Informasi yang digali menyebut, pelaku yang menjambret korban usianya masih relatif muda dan belum memiliki pengalaman. Namun, polisi tetap memroses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. “Pemain baru atau lama, semua menjadi prioritas dan atensi kami. Mudah-mudahan secepatnya bisa kami bekuk pelakunya,” tandas Yunus.

Ia juga yakin, kasus ini tergolong single crime.Hal ini dikarenakan, pelaku bisa menikmati hasil jarahannya tanpa terjadi gesekan antarkawanan. Selain itu, dengan aksi sendiri jauh lebih aman jika pelaku berhasil meloloskan diri dari kejaran.

“Anggapannya, dengan melakukan aksi sendiri tidak akan ada pihak lain yang terlibat dan melibatkan dalam setiap aksi. Istilahnya, tidak ada yang nyokot (menggigit/membawa-bawa, red) sesama. Dan ini merupakan modus baru kejahatan jalanan,” papar Yunus.

Terpisah, Kasubnit Polsek Sukomanunggal, Ipda Sukarno, mengatakan, pihaknya masih kesulitan melacak keberadaan pelaku. Pasalnya, dari beberapa saksi mata yang melihat, tidak semuanya mengetahui secara jelas ciri-ciri pelaku.“Tapi, untuk sementara kami belum bisa memastikan. Rata-rata, para saksi hanya melihat jenis kendaraan yang digunakan tanpa melihat jelas nopol kendaraannya,” kata Sukarno.

Namun, ia mengatakan, pihaknya sudah mendapati beberapa ciri khas pelaku dari hasil pemeriksaan. Beberapa diantaranya yang bisa ditindaklanjuti adalah pelaku berperawakan kecil dengan baju warna coklat dan mengenakan helm teropong berkendara Yamaha Vega.

“Untuk sementara, masih itu yang nantinya kami kembangkan,” katanya.

Sementara, satu dari 2 korban jambret, Felicia Ibrahim telah menghembuskan nafas terakhir menyusul adiknya, Valeria (34), yang sebelumnya tewas di lokasi kejadian, Jl Raya Satelit Selatan. Ia meninggal dunia beberapa jam setelah menjalani perawatan di RS Mitra Keluarga akibat luka parah di kepalanya.“Ya, dia (Felicia, red) telah meninggal dunia karena luka kritis di kepalanya. Tadi, sekitar pukul 12.30 dan sudah disemayamkan di Adi Jasa,” ungkap Iptu Yunus.

Sebelumnya, sekitar pukul 09.45, dua perempuan, Felicia Ibrahim dan Valeria dijambret oleh orang yang tidak dikenal di Jl Raya Satelit Selatan. Awalnya, orang tersebut berjalan lambat membelakangi sepeda motor korban Honda Supra nopol L 2930 XY.Tidak lama kemudian, pelaku yang dicurigai mengendarai motor Yamaha Vega tersebut mendekati kedua korban. Selanjutnya, dengan cepat, pelaku yang mengenakan helm teropong itu langsung merampas tas korban.sab

Sumber:
http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=de489e8e29e7b931330c1f58e110fc27&jenis=c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c

Minggu, 13/02/2011 16:02 WIB

Felicia, Korban Kejar Jambret Menyusul Adiknya
Imam Wahyudiyanta – detikSurabaya

Sumber:
http://surabaya.detik.com/read/2011/02/13/160154/1570392/466/felicia-korban-kejar-jambret-menyusul-adiknya?881104465

Surabaya – Setelah dirawat beberapa jam di RS Mitra Keluarga, Felicia Ibrahim yang menjadi korban penjambretan meninggal dunia. Felicia menyusul adiknya, Valeria (34), yang sebelumnya sudah meninggal di lokasi kejadian di Jalan Raya Satelit Selatan.

“Korban penjambretan yang dirawat di RS Mitra Keluarga meninggal,” kata Plh
Kanit Jatanum Polrestabes Surabaya, Iptu Yunus, saat dihubungi detiksurabaya.com, Minggu (13/2/2011).

Dari informasi yang dihimpun, Felicia meninggal sekitar pukul 12.30 WIB. Felicia meninggal karena cidera otak berat. Jenazah Felicia langsung dikirim ke rumah persemayaman Adi Jasa di Jalan Demak.

Diberitakan sebelumnya, kakak adik, Valeria dan Felicia, mengalami kecelakaan di Jalan Raya Satelit Selatan di depan rumah blok IN/35. Mereka mengalami kecelakaan saat berusaha mengejar penjambret yang menjambret mereka di Jalan Darmo Harapan (bukan Jalan Darmo Permai Selatan).

Motor Honda Supra nopol L 2930 XY yang korban tumpangi oleng lalu menabrak
pembatas jalan dan menabrak tembok rumah. Valeria tewas di lokasi sedangkan
Felicia kritis setelah mengalami gegar otak. Jenazah Valeria segera dievakuasi ke kamar mayat RSU dr Soetomo, sedangkan Felicia langsung dibawa ke RS Mitra Keluarga.
(iwd/fat)